Jumat, 16 Oktober 2020

Penggunaan Partikel Pun dan Kan

Partikel Pun
Cara penulisan: Gabungan dan Pisah
Fungsi:
Pun memili arti:

1. Juga
- Jika anda pergi, aku pun hendak pergi
- Tak lama sesudah kematiannya, langit pun turut menangis

2. Meski. Biar. kendati:
- Mahal pun dibelinya juga
- Pedih pun ia tetap maju

3. Saja :
- Berjalan pun tak biasa, apalagi berlari

4. Menyatakan aspek bahwa perbuatan mulai terjadi
Haripun malamlah

5. Untuk menyatakan pokok kalimay: Maka Baginda pun bertanya 
- Apa pun jenis bacaannya, itu bisa meningkatkan kemampuan menulis seseorang
Akan tetapi frasa yang lazim dianggap padu ditulis serangkai
- Adapun
- Andaipun
- Akanpun
- Ataupun
- Bagaimanapun
- Biarpun
- Nianpun
- Kalaupun
- Kendatipun
- Maupun
- Meskipun
- Namunpun
- Sekalipun
- Sungguhpun
- Walaupun

Misalnya
- Adapun sebab-sebabnya belum diketahui
- Sekalipun belum memuaskan, hasil pekerjaannya dapat dijadikan pegangan.
- Aku belum pernah /sekali pun/ naik pesawat terbang

Pengecualian:
Untuk Sekali + pun
ditulis PISAH jika diartikan SATU KALI PUN
Ditulis PADU jika diartikan MESKIPUN

Penggunaan kan

Akhiran -kan digunakan untuk menyatakan, melakukan perbuatan-perbuatan orang lain, membuat jadi, menyebabkan, menganggap, membawa. Penggunaan kan ditulis gabung dengan kata sebelumnya. Contoh: hidangkan (membawa) kecuali, iya dan kan. Menjadi, "Iya, kan."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KASUS KELIMA : ISTIHADHAH MUTAHAYIROH MUTLAQAH (Kajian Fiqih seri 55)

_#seri55_ *KASUS KELIMA : ISTIHADHAH MUTAHAYIROH MUTLAQAH* Kasus kelima ini adalah kasus pertama dari tiga jenis mutahayirah yang sudah dise...