#materi34
MITOS TENTANG HUBUNGAN SEKSUAL SAAT HAID
Oleh : Makhin ahmad
Dalam kitab-kitab fiqih sering ditemukan keterangan tentang dampak hubungan seksual saat haid yang kebenarannya masih perlu diteliti. Diantaranya, hubungan tsb bisa menyebabkan anak akan terlahir dengan mata juling (أحول) & mengidap penyakit lepra (جذام).
Bagaimana kita memandang ini, karena secara medis modern hubungan seksual saat haid tidak mungkin membuat wanita hamil?
Untuk menyikapi kontradiksi ini, As-Syatiri dalam Syarh Yaqutun Nafis (hal 176) mengatakan :
وكثير من الوقائع قد تأتي على خلاف العادة ويسمونها فلتة من فلتات الطبيعة. وآذا كتب الله شيئا يتم
"Banyak sesuatu yang terjadi di dunia inj diluar kebiasaan. Orang-orang menyebutnya sebagai kecelakaan alam. Dan tentu apa yang sudah ditakdirkan Allah pasti akan terjadi".
Sebelumnya, As-Syatiri juga menjelaskan bahwa fakta secara medis memang wanita yang haid tidak mungkin mengandung/hamil. Akan tetapi, secara logika hal seperti itu bukan mustahil terjadi. Karena jika sesuatu sudah dikehendaki Allah pasti akan terjadi.
Terlepas dari semua itu, Kalau-lah efek negatif di atas belum bisa dibuktikan secara medis, Akan tetapi hubungan seksual saat haid tetap saja punya banyak madharat dan efek negatif. Karenanya agama melarang bagi siapa-pun untuk melakukannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar